Untuk menyelesaikan berbagai
masalah kita harus mampu dan bisa untuk menahan serta mengatur Emosi.Kita
terlalu sering terbawa bahkan dikuasai penuh olehnya tanpa bisa mengerem, ingatlah
peringatan dari Allah SWT yang secara
umum artinya “ barang siapa yang menyibukan diri hingga lupa akan sang pencipta,
maka baginya dikuasai oleh setan, dan sesungguhnya dia ( setan.Red ) teman yang
terjelek”. Kita tentu tidak ingin mempunyai teman yang mengajak pada perbuatan
kejelekan, yang ahirnya membuat kita sengsara,sehingga kita terbujuk oleh
rayuanya tuk menikmati kenikmatan sesaat, tapi semuanya hanyalah tipuan belaka.
“ sesngguhnya setan akan mempecah belah
diantara kalian semuanya,dan sesnugguhnya setan bagi manusia adalah musuh yang
nyata “ kalau kita sadar tentang masalah musuh,tentu tidak lepas dari yang
namanya pertempuran,membentemgi diri dari serangan yang datang tanpa mengenal
waktu,tentu kita akan LENGAH dan ahirnya kita akan dibawa kedunianya,siapkan
diri sedini mungkin, orang jawa bilang “ cangcut tali wondo “ falsafah yang
terkandung dalam selogan tersebut sangat luas untuk kita uraikan,namun untuk
kesimpulan dalam mengkaitkan masalah ini dalam keadaan apapun kita harus
selalu siap untuk menghadapi cobaan.Gambaran kesombongan
setan diabadikan dalam Al-Quran sesaat setelah Allah SWT menciptakan mahluk
pertama yang akan diutus kebumi sebagai KHOLIFAH yang menegakan panji – panji
keesaan tuhan, Allah SWT memerintahkanya
untuk memberi penghormatan, ia memprotes menolak kepada tuhannya dengan
angkuhnya “ aku lebih baik darinya ( adam ) engkau ciptakan darinya dengan
segumpal tanah liat, sementara aku dijadikan dari api yang membara “ dalam
kesempatan lain tertera dalam Al – Quran. Ia ( iblis ) berkata dengan nada
penghinaan terhadap apa yang Allah SWT ciptakan “ apakah aku bersujud ( memberi
penghormatan ) kepada mahluk yang engkau jadikan dari tanah “..?? sebenarnya
Allah SWT bukan meminta kepada iblis untuk menghormati sang KHOLIFAH,Allah SWT
ingin menguji sejauh mana ia patuh kepada Tuhannya.
Ditangkap
dari cerita diatas ada dua poin yang bisa digambarkan, yang pertama ia ( iblis
) menolak perintah dari tuhannya, yang kedua ia menghina pada Sesuatu yang
Allah SWT ciptakan.Dua pelanggaran yang ditimbulkan oleh satu pelaku
bayangkan…!!! Begitu menakutkan…!!! Sangat pasti kalau kita dikuasainya kita
akan memiliki salah satu dari dua sifat yang tercela, sedangkan semuanya sangat
bertentangan dengan anjuran Allah SWT. Memang kita adalah manusia lemah toh
semua ada aturan mainnya, manusia merupakan mahluk tuhan yang diberi kekuatan
untuk berbuat apa saja, sesuai dengan kehendak yang ia inginkan, hingga wajar
saja kalau kita menyaksikan banyak perbedaan dari yang RASIONAL hingga yang
bertentangan dengan kapasitas kemampuan pada umumnya, dari cara berfikirpun
bisa mendeteksi keberadaan sang pencipta alam semesta,seperti komunitas yang
menamakan JISIMIYYAH mereka meyakini Allah SWT
layaknya seperti mahluknya, mereka berfikir bahwa Allah SWT mempunyai “
TANGAN “ tapi kemempuan kinerjanya diatas mahluknya. Mereka berlandaskan ayat
Al – Quran " يدالله فوق ايديهم "
Sekilas tergambarkan bahwa Allah SWT
bertangan, wajar saja mereka mempunyai jalan berfikir seperti itu.
Kenapa Allah SWT berfirman seperti diatas..?? hingga wajar kalau salah satu
dari kita berpola fakir seperti itu yang kebanyakan bertentangan dengan
mayoritas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar