Doa Dalam Manzhumah Asmaul Husna, Ijazah dari KH
Ali Maksum
Alloh berfirman :
وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى
فَادْعُوْاهُ بِهَا
Artinya: “Hanya milik Alloh
Al-Asmaul Husna, maka berdo’alah kepada-NyIsmul A’zhom yang diajarkan Rosulullah, maka banyak para
ulama yang menyusun teks-teks doa semacamnya, disertai dengan beberapa kaifiyah
(cara berdoa) tertentu berdasarkan pengalaman spiritual mereka, baik yang
disusun dalam bentuk uraian bebas (prosa) maupun nazhom atau manzhumah (syair).
Dan Manzhumah Al-Asmaul Husna seperti yang tertulis di bawah ini
merupakah salah satu dari sekian puluh manzhumah Asmaul Husna yang ada.
Sebelum
pemilik Blog ini menerjemahkan Kitab Nailul Muna, Mbah Ruwah terlebih
dahulu sharing di google dan menemukan nailul muna yang ternyata sudah
diterjemahkan oleh seseorang yang menamakan dirinya Ahmad Suhaimi, maka
tanpa ba-bi-bu mbah ruwah langsung mengcopynya.
kenapa
mbah ruwah ingin menerjemahkannya? tidak lain karena di pesantren yang
kini ia tempati selalu melantunkan nailul muna setiap pukul 03:00 WIS
(waktu istiwa), bahkan di jadwal pada setiap harinya, selain berisi
kumpulan asma'ul husna, kitab yang asal-usulnya masih misteri ini
dilengkapi dengan doa setelah dua bait asma'ul husna.
alangkah sayangnya bila karya Ulama terdahulu dilupakan apalagi sampai tidak ada yang membacanya.
kepada bapak penerjemah apabila Copy-Paste saya kurang berkenan mohon kritik dan sarannya, dan kepada pembaca yang ingin tahu dan mengerti apa yang biasanya pondok tahfidz yanbu'ul qur'an putra kudus baca pada sepertiga malam silahkan simak, siapa tahu anda pula yang akan mengamalkannya.
alangkah sayangnya bila karya Ulama terdahulu dilupakan apalagi sampai tidak ada yang membacanya.
kepada bapak penerjemah apabila Copy-Paste saya kurang berkenan mohon kritik dan sarannya, dan kepada pembaca yang ingin tahu dan mengerti apa yang biasanya pondok tahfidz yanbu'ul qur'an putra kudus baca pada sepertiga malam silahkan simak, siapa tahu anda pula yang akan mengamalkannya.
Teks Doa dalam Manzhumah Asmaul Husna Dan Terjemahnya
(1)
بِـسْمِ اْلإِلَـهِ وَ بِهِ بَـدَأْنَا * وَلَوْ عَبَدْنَا
غَيْرَهُ لَـشَقِـيْنَا
يَا
حَبَّذَا رَبًّا وَحُبَّ دِيْنًا * وَحَبـَّـذَا مَحَـمَّدٌ هَـادِيْـنَـا
لَـوْلَاهُ
مَـا كُـنَّا وَ لَا بَـقِـيْنَـا
Bismil
ilaahi wabihii bada’naa . Walau ‘abadnaa
ghoirohuu lasyaqiinaa
Yaa
habbadzaa robban wa hubba diinaa. Wa
habbadzaa muhammadun haadiinaa
Laulaahu
maa kunna walaa baqiinaa
Dengan menyebut Asma’
Alloh, kami memulai (menulis / membaca doa ini). Sekiranya kami beribadah menyembah kepada selain DIA, tentu
kami akan celaka.
Wahai manusia! Sangat tepat kita
jadikan Alloh sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Nabi dan
Rasul yang menunjuki kita.
Kalau-lah tidak ada beliau saw, kami
tak pernah ada dan tak eksis (hidup di dunia ini).
(2)
اَللَّهُ لَوْ لَا أَنْـتَ مَا
اهْتَـدَيْنَـا * وَ لَا تَصَدَّقْنَـا وَلَا صَلَّـيْنَا
فَأَنْـزِلَنْ سَكِــيْنَـةً عَلَـيْنَا
* وَ ثَـبِّتِ الْأَقْدَامَ إِنْ
لَاقَـيْـنَا
نَـحْنُ الْأُوْلَى جَاءُوْكَ مُسْلِمِيْنا
Alloohu
laulaa anta mahtadainaa * Walaa
tashoddaqnaa walaa shollainaa.
Fa
anzilan sakiinatan ‘alainaa * Wa tsabbitil aqdaama in laqainaa
Nahnul
uulaa jaa-uuka muslimiinaa.
2.
Ya Alloh, seandainya tidak ada Engkau, kami tidak akan memperoleh hidayah-Mu,
tidak pernah bershodaqah dan tidak akan pernah sholat.
Karena itu, anugerahi kami ketenangan
dan kokohkan telapak kaki kami sewaktu meniti siroth dalam rangka
bertemu-menghadap-Mu (di surga)
Kami semua adalah orang yang pertama
kali datang menghadap-Mu dalam keadaan muslim (berpasrah diri).
(3)
وَالْمُشْرِكُـوْنَ قَدْ بَغَوْا
عَلَيْنَا * إِذَا
أَرَادُوْا فِتْـنَـةً أَبَـيْـنَـا
وَقَدْ تَدَاعَى جَـمْعُهُـمْ
عَلَيْنَـا * طِبْـقَ الْأَحَادِيْـثِ الَّتِي رَوَيْنَـا
فَارْدُدْهُـمُ اللَّهُـمَّ خَاسِرِيْنَا
Wal
musyrikuuna qod baghou ‘alainaa * Idzaa arooduu fitnatan abainaa.
Wa
qod tadaa-‘a jam’uhum ‘alainaa * Thibqol ahaaditsillatii rowainaa
Fardud
humulloohumma khoosiriinaa.
3.
Sungguh, kaum musyrikin telah berbuat jahat kepada kami. Jika mereka bermaksud
menebar fitnah-tipu-daya, kami pun siap menolaknya.
Sungguh, gerombolan mereka benar-benar
mengepung kami (dari segala penjuru). Hal ini sesuai dengan keterangan Hadis
Nabi yang pernah kami riwayatkan.
Karena itu, tolong, Ya Alloh! Tangkis
dan gagalkan tipudaya mereka, sampai mereka mengalami kerugian.
(4)
اَللَّهُ
يَا رَحْـمَنُ يَا رَحِـيْمُ
* اَللَّهُ يَا حَيُّ
وَ يَا قَـيُّـوْمُ
اَللَّهُ
يَا قَـوِيُّ يَا قَـدِيْــمُ *
اَللَّهُ يَا عَلِـيُّ
يَا عَـظِـيْـمُ
لَا يَنْـبَغِيْ لِلْـقَـوْمِ أَنْ يَعْـلُوْنَا
Alloohu
yaa rohmaanu yaa rohiimu * Alloohu yaa hayyu wa yaa qoyyuumu.
Alloohu
yaa qowiyyu yaa qodiimu * Alloohu yaa ‘aliyyu yaa ‘azhiimu.
Laa
yambaghii lilqoumi an ya’luunaa.
4. Ya Alloh, Ya
Rohman (Maha Pengasih), Ya Rohim (Maha Penyayang). Ya Alloh, Ya
Hayyu (Maha Hidup abadi), Ya Qoyyum (Maha berdiri sendiri)
Ya Alloh, Ya Qowiyyu (Maha Kuat),
Ya Qodim (Maha Dahulu). Ya Alloh, Ya ‘Aliyyu (Maha Luhur), Ya
‘Azhim (Maha Agung).
Tidak sepantasnya kaum musuh mengalahkan kami (dalam segala bidang).
(5)
اَللَّهُ
يَا لَـطِـيْـفُ يَا
عَلِـيْمُ * اَللَّهُ
يَا رَءُوْفُ يَا حَكِـيْمُ
اَللَّهُ يَا تَـوَّابُ يَا حَـلِـيْمُ *
اَللَّهُ يَا وَهَّابُ
يَا كَـرِيْـمُ
هَبْنَا الْعُـلَا وَاجْعَلْ عِدَانَا
الدُّوْنَا
Alloohu
yaa lathiifu yaa ‘aliimu *
Alloohu yaa ro-uufu yaa hakiimu
Alloohu
yaa tawwaabu yaa haliimu *
Alloohu yaa wahhaabu yaa kariimu
Habnal
-‘ulaa waj-‘al ‘idaanad-duunaa.
5. Ya Alloh, Ya
Lathif (Maha Lemah-lembut), Ya ‘Aliim (Maha Mengetahui). Ya
Alloh, Ya Ro-uf (Maha Pengasih), Ya Hakim (Maha Bijaksana).
Ya Alloh, Ya Tawwab (Maha Penerima
taubat), Ya Halim (Maha Penyantun). Ya Alloh, Ya Wahhab (Maha
Pemberi karunia), Ya Karim (Maha Mulia, Maha Dermawan).
Karuniai kami keluhuran dan ketinggian
derajat. Dan jadikan musuh-musuh kami hidup terhina.
(6)
اَللَّهُ يَا
مَالِـكُ يَـا مُـنِـيْرُ *
اَللَّهُ يَا مَلِيْـكُ يَا قَـدِيْـرُ
اَللَّهُ يَا
مَوْلَى وَيَا نَصِـيْرُ *
اَللَّهُ أَنْتَ الْمَلِكُ
الْـكَبِـيْرُ
لَيْـسَ عِدَانَا لَكَ مُعْـجِـزِيْنَـا
Alloohu
yaa maaliku yaa muniiru * Alloohu
yaa maliiku yaa qodiiru.
Alloohu
yaa maulaa wayaa nashiiru * Alloohu Antal malikul kabiiru.
Laisa
‘idaanaa laka mu’jiziinaa.
6.
Ya Alloh, Ya Maalik (Penguasa dan Pemilik seluruh makhluk), Ya Munir (Yang
Menerangi). Ya Alloh, Ya Maliik (Yang Memiliki Kerajaan), Ya Qodir (Maha
Kuasa).
Ya Alloh, Ya Maula (Pelindung),
Ya Nashir (Penolong). Ya Alloh, Engkau-lah Raja Yang Maha Agung.
Musuh-musuh kami tidak akan mampu
mengalahkan Engkau.
(7)
اَللَّهُ يَا
شَاكِـرُ يَا شَـكُوْرُ * اَللَّهُ يَا
عَفُـوُّ يَا غَفُـوْرُ
اَللَّهُ يَا
عَالِـمُ يَا خَـبْـيْرُ *
اَللَّهُ يَا فَـتَّاحُ يَا بَـصِـيْرُ
لَا تَحْـرِمَنَّ فَـتْـحَـكَ الْمُبِـيْـنَا
Alloohu
yaa syaakiru yaa syakuuru * Alloohu yaa ‘afuwwu yaa ghofuuru
Alloohu
yaa ‘aalimu yaa khobiiru * Alloohu
yaa fattaahu yaa bashiiru.
Laa
tahrimanna fat-hakal mubiinaa.
7. Ya Alloh, Ya Syakir (Yang mensyukuri amal kebaikan
hamba-Nya dengan balasan pahala), Ya Syakur (Maha Mensyukuri). Ya Alloh, Ya
‘Afuwwu (Maha Pemaaf), Ya Ghofur (Maha Pengampun).
Ya Alloh, Ya ‘Alim (Yang Mengetahui),
Ya Khobir (Maha Mengenal, Mengetahui). Ya Alloh, Ya Fattah (Maha
Pemberi Kepu-tusan), Ya Bashir (Maha Melihat).
Jangan Engkau halangi kami meraih
kemenangan yang nyata dari-Mu
(8)
اَللَّهُ يَا ظَاهِرُ يَا جَلِيْـلُ * اَللَّهُ يَا
بَاطِنُ يَا وَكِـيْـلُ
اَللَّهُ يَا
صَادِقُ يَا جَـمِيْلُ *
اَللَّهُ يَا حَافِـظُ يَا كَـفِـيْلُ
كُـنْ حَافِـظًا لَنَـا وَكُـنْ
مُعِـيْنَـا
Alloohu
yaa zhoohiru yaa jaliilu *
Alloohu yaa baathinu yaa wakiilu.
Alloohu
yaa shoodiqu yaa jamiilu * Alloohu
yaa haafizhu yaa kafiilu.
Kun
haafizhon lanaa wa kun mu-’iinaa
8.
Ya Alloh, Ya Zhohir (Yang Zhahir, Yang Nyata wujud-Nya), Ya Jalil (Maha
Agung). Ya Alloh, Ya Bathin (Yang tersembunyi), Ya Wakil (Pelindung).
Ya Alloh, Ya Shodiq (Yang Benar
firman-Nya), Ya Jamil (Maha Indah lagi sempurna). Ya Alloh, Ya
Haafizh (Pemelihara), Ya Kafil (Penanggung, yang menyaksikan).
Jadilah Engkau
sebagai Pelindung dan Penolong kami.
(9)
اَللَّهُ يَـا
غَـنِيُّ يَـا حَـمِـيْدُ * اَللَّهُ
يَـا مُغْـنِى وَ يَا رَشِيْـدُ
اَللَّهُ يَـا
مُبْـدِئُ يَـا مُـعِـيْدُ *
اَللَّهُ
يَـا عَزِيْــزُ يَـا مَـجِـيْـدُ
لِـعِـزِّكَ التَّـوْحِيْدُ يَشْكُـو الْـهُوْنَـا
Alloohu
ghoniyyu yaa hamiidu * Alloohu yaa
mughnii wayaa rosyiidu.
Alloohu
yaa mubdi-u yaa mu-’iidu *
Alloohu yaa ’aziizu yaa majiidu.
Li-’izzikat
tauhiidu yasykul huunaa.
9.
Ya Alloh, Ya Ghoniyyu (Maha Kaya), Ya Hamid (Terpuji). Ya Alloh,
Ya Mughni (Pem-beri kekayaan), Ya Rosyid (Pemberi petunjuk dan kepandaian).
Ya Alloh, Ya Mubdi’ (Pelopor
penciptaan), Ya Mu’id (Yang Mengulangi penciptaan seperti semula). Ya Alloh, Ya ‘Aziz (Yang Gagah Perkasa),
Ya Majiid (Maha Agung).
Oleh karena
kemuliaan Engkau, Tauhid (Peng-Esa-an Dirimu) menyebabkan kehinaan (bagi
sesuatu selain Engkau).
(10)
اَللَّهُ يَـا
قَادِرُ يَـا مُـقْـتَدِرُ * اَللَّهُ
يَـا قَاهِرُ يَـا مُـؤَخِّـرُ
اَللَّهُ يَـا
فَاطِـرُ يَا مُصَـوِّرُ *
اَللَّهُ يَا مُحْـصِي وَ يَا
مُدَبِّـرُ
دَبِّـرْ لَـنَا وَ دَمِّـرِ الْـعَـادِيْنَـا
Alloohu yaa qoodiru yaa muqtadiru
* Alloohu yaa qoohiru yaa mu-akhkhiru
Alloohu yaa faathiru yaa
mushowwiru * Alloohu yaa muhshii
wa yaa mudabbiru
Dabbir lanaa wa dammiril ‘aadiinaa.
10.
Ya Alloh, Ya Qodir (Yang Kuasa), Ya Muq-tadir (Maha Berkuasa). Ya
Alloh, Ya Qohir (Maha Memaksa, Mengalahkan), Ya Mu-akh-khir (Yang
Mengakhirkan, menunda).
Ya Alloh, Ya Fathir (Pencipta),
Ya Mushow-wir (Pembentuk rupa). Ya Alloh, Muh-shi (Yang Menghitung,
Mengumpul-kan), Ya Mudabbiru (Yang Mengatur, Mendesain)
Aturlah kami, Ya Alloh, dan gempur para
musuh kami.
(11)
اَللَّهُ يَـا
دَائِـمُ لَا يَـمُــوْتُ * اَللَّهُ يَا قَائِـمُ لَا
يَـفُـوْتُ
اَللَّهُ يَا
مَحْيِيْ وَيَا مُمِيْتُ * اَللَّهُ يَا
مُغِـيْثُ يَا مُقِـيْـتُ
كُنْ غَوْثَـنَا وَ حِصْنَـنَا
الْحَصِيْنَـا
Alloohu yaa daa-imu laa yamuutu
* Alloohu yaa qoo-imu laa yafuutu.
Alloohu yaa muhyii wa yaa mumiitu
* Alloohu yaa mughiitsu yaa muqiitu
Kun ghoutsanaa wa hishnanal hashiinaa.
11. Ya Alloh, Ya Da-im (Yang Abadi, Langgeng),
tidak mengenal mati. Ya
Alloh, Ya Qo-im (Berdikari dalam mengurusi makhluk), yang tidak
kehilangan kesempatan
Ya Alloh, Ya Muhyi (Yang
Menghidupkan), Ya Mumit (Yang Mematikan). Ya Alloh, Ya Mughits (Yang
Menolong), Ya Muqit (Maha Kuasa, Pemelihara dan Pemberi makan).
Jadilah Engkau sebagai Penolong kami
dan bentengi kami dengan benteng yang kokoh.
(12)
اَللَّهُ يَا
بَاسِطُ أَنْـتَ الْـوَاسِعُ * اَللَّهُ
يَا قَابِضُ أَنْـتَ الْمَانِـعُ
اَللَّهُ يَا
خَالِـقُ أَنْتَ الْـجَـامِـعُ *
اَللَّهُ
يَا خَافِضُ أَنْتَ الرَّافِـُع
اِرْفَـعْ
مَعَالِيْنَـا
لِـعِـلِّـيِّـيْـنَـا
Alloohu baasithu antal waasi’u
* Alloohu yaa qoobidhu antal maani’u.
Alloohu yaa khooliqu antal
jaami’u * Alloohu yaa khofiidhu antar roofi’u.
Irfa’ ma’aaliinaa li-’illiyyiinaa.
12.
Ya Alloh, Ya Basith (Yang Membentangkan rizki). Engkau Maha Luas
pemberian-Nya. Ya Alloh, Ya Qobidh (Yang Menyempitkan rizki). Engkau-lah
yang menolak rizki.
Ya Alloh, Ya Kholiq (Pencipta).
Engkau-lah yang mengumpulkan segala sesuatu. Ya Alloh, Ya Khofidh (Yang
Merendahkan atau menurunkan derajat). Dan Engkau Yang Meninggikan /
mengangkat derajat.
Angkatlah, terimalah amal-amal
kami, untuk meraih ‘illiyyin (surga tertinggi).
(13)
اَللَّهُ ذُو اْلمَعَـارِجِ الرَّفِـيْـعُ * اَللَّهُ
يَا وَافِي وَ يَا سَرِيْـعُ
اَللَّهُ يَا
كَافِـى وَ يَا سَـمِـيْـعُ *
يَا نُوْرُ يَا هَادِي وَ يَا بَدِيْـعُ
أَدَّبْـتَنَـا بِمَا جَـرَى
يَكْـفِـيْنَـا
Alloohu dzul ma’aarijir rofii-‘u
* Alloohu yaa waafii wa yaa sari-‘u.
Alloohu yaa kaafii wa yaa
samii-‘u * Yaa nuuru yaa haadii wa
yaa badii-‘u.
Addabtanaa bimaa jaroo yakfiinaa.
13. Ya Alloh, Engkau-lah Pemilik langit dan Maha Tinggi
derajat-Nya. Ya Alloh, Ya Wafi (Yang
Menepati janji). Ya Sari’ (Yang Maha Cepat siksa-Nya).
Ya Alloh, Ya Kafi (Yang Mencukupi),
Ya Sami’ (Maha Mendengar). Ya Nur (Sumber Cahaya), Ya Hadi (Pemberi
petunjuk), Ya Badi’ (Pencipta).
Semoga Engkau “Kerso” mendidik kami
dengan tatakrama yang mampu mencukupi kami.
(14)
اَللَّهُ
ذُو الْجَـلَالِ وَ
الْإِكْـرَامِ * اَللَّهُ
ذُو الطَّوْلِ عَلَى الـدَّوَامِ
اَللَّهُ يَا
ذَا الْـفَضْلِ وَ الْإِنْـعَامِ
* وَالسَّيِّدُ الْمُطْلَقُ
لِـلْأَ نَامِ
اِرْحَمْ
عَبِـيْدًا لَكَ عَابِدِيْنَـا
Alloohu dzul jalaali wal ikroomi
* Alloohu dzut thouli ‘alad dawaami.
Alloohu yaa dzal fadhli wal
in-’aami * Wassayyidul Muthlaqu lil anaami
Ir-ham ‘abiidan laka ‘aabidiinaa.
14.
Ya Alloh, Engkau-lah Pemilik keagungan dan kemuliaan. Ya Allah, Engkau-lah yang
memiliki karunia selama-lamanya.
Ya Alloh, Wahai Engkau yang memiliki
karunia dan berbagai kenikmatan. Engkau-lah Tuan secara mutlak bagi seluruh
manusia.
Belaskasihi semua hamba yang telah
beribadah hanya kepada Engkau.
(15)
اَللَّهُ يَا
أَ وَّ لُ
أَنْـتَ الْـوَاحِدُ * اَللَّهُ يَا
آخِـرُ أَنْتَ الـرَّاشِـدُ
يَا وِتْـرُ يَا مُتَكَبِّرُ يَا
وَاجِدُ * يَا بَرُّ يَا مُتَـفَـضِّلُ يَا مَاجِـدُ
بِـفَـضْلِكَ اقْـبَلْنَـا عَلَى مَا
فِـيْـنَـا
Alloohu yaa awwaalu antal waahidu
* Alloohu yaa aakhiru antar roosyidu
Yaa witru yaa mutakabbiru yaa
waajidu * Yaa barru yaa
mutafadh-dhilu yaa maajidu
Bifadh-likaqbalnaa ‘alaa maa fiinaa.
15. Ya Alloh, Ya
Awwal (Yang Awal). Engkau Tuhan Yang Esa. Ya Alloh, Ya Akhir (Yang
Akhir). Engkaulah Yang memberi petunjuk.
Ya Witru (Yang Ganjil), Ya
Mutakabbir (Pemilik Segala Keagungan), Ya Wajid (Yang Kaya). Ya
Barru (Yang Melimpahkan kebai-kan), Ya Mutafadh-dhil (Pemberi
anugerah), Ya Majid (Yang Agung, Mulia).
Berkat anugerah-Mu, terimalah (amal
kebaikan) apa saja yang kami lakukan.
(16)
اَللَّهُ يَا
مُبِـيْنُ يَـا وَدُوْدُ *
اَللَّهُ
يَا مُحْيْـطُ يَـا شَهِـيْـدُ
اَللَّهُ يَا
مَتِـيْـنُ يَا شَدِيْدُ *
يَا مَنْ هُوَ الْفَعَّـالُ مَا يُرِيْـدُ
إِنَّا ضِعَـافٌ لَكَ قَـدْ
لَـجَـأْنَا
Alloohu yaa mubiinu yaa waduudu
* Alloohu yaa muhiithu yaa syahiidu.
Alloohu yaa matiinu yaa syadiidu
* Yaa man huwal fa'-aalu maa yuriidu.
Innaa dhi-‘aafun laka qod lajaknaa.
16.
Ya Alloh, Ya Mubin (Yang menjelaskan menurut hakikatnya), Ya Wadud (Yang
Maha Pengasih). Ya Alloh, Ya Muhith (Yang Maha Meliputi), Ya Syahid
(Maha Menyaksikan)
Ya Alloh, Ya Matin (Maha Kuat, Keras),
Ya Syadid (Sangat Keras siksa-Nya). Wahai Yang Terus berbuat sesui
kehendak-Nya.
Sungguh, kami ini lemah, tak mampu.
Kami serahkan segala sesuatu kepada-Mu.
(17)
اَللَّهُ يَا
مُـعِـزُّ يَا مُـقَـدِّمُ *
اَللَّهُ
يَا مُـذِلُّ يَا مُنْـتَـقِـمُ
اَلْبَادِئُ الْبَاقِي فَلَا
يَنْعَدِمُ * اَلْمُحْسِنُ الْوَالِى الْحَفِيْظُ
الْأَكْرَمُ
لَيْسَ لَنَـا سِوَاكَ مَنْ يَـحْمِيْـنَـا
Alloohu yaa mu’izzu yaa muqoddimu
* Alloohu yaa mudzillu yaa muntaqimu.
Albaadi-ul baaqii falaa yan’adimu
* Almuhsinul waalil hafiizhul akromu.
Laisa lanaa siwaaka man yahmiina.
17.
Ya Alloh, Ya Mu’izzu (Yang Memuliakan), Ya Muqoddim (Yang
Mendahulukan). Ya Alloh, Ya Mudzillu (Yang Merendahkan), Ya
Munta-qim (Yang Menuntut balas).
Engkau-lah Al-Badi-ul Baqi (Yang
Memu-lai, kekal abadi), sehingga tak akan pernah sirna. Engkau-lah Al-Muhsin
(Yang Berbuat Baik), Al-Wali (Penguasa) Al-Hafizh (Peme-lihara),
Al-Akram (Maha Mulia).
Selain Engkau, tiada seorang pun
yang mampu memberikan perlindungan
kepada kami.
(18)
اَللَّهُ يَا
وَارِثُ أَنْتَ الْأَبَـدُ
* اَللَّهُ يَا
بَاعِـثُ أَنْـتَ الْأَحَـدُ
يَا مَالِكَ الْمُلْكِ الْإِلَـهُ الصَّمَدُ *
لَا كُـفُـؤٌ لَا وَالِـدٌ لَا وَلَــدُ
كُـفَّ الْـعِـدَا عَنَّـا فَـقَـدْ
أُوْذِيْـنَا
Alloohu yaa waritsu antal abadu
* Alloohu yaa baa-‘itsu antal ahadu.
Yaa maalikal mulkil ilaahus
shomadu * Laa kufu-un laa waalidun laa waladu
Kuffal ‘idaa ‘annaa faqod uudziinaa.
18.
Ya Alloh, Ya Waarits (Yang Mewarisi). Engkau Tuhan Yang Langgeng. Ya
Alloh, Ya Baa’its (Yang membangkitkan manusia dari kematian). Engkau
Tuhan Yang Esa.
Ya Malikal Mulk (Pemilik Kerajaan).
Engkau Tuhan tempat bergantung seluruh makhluk. Tiada satu pun yang setara
dengan-Mu. Engkau Tidak ber-orang tua, dan tidak berputra.
Ya Alloh, cegah dan jauhkan musuh dari
kami. Jika tidak, mereka tentu akan menyakiti kami.
(19)
اَللَّهُ يَا
غَالِـبُ يَـا قَـهَّـارُ * اَللَّهُ
يَا نَافِـعُ أَنْـتَ الضَّارُّ
اَللَّهُ يَا
بَارِئُ يَا غَـفَّـارُ
* يَا رَبِّ يَا ذَا الْقُـوَّةِ الْجَبَّارُ
قَـوِّمْ لَنَـا الـدُّنْـيَا وَ قَـوِّ
الدِّيْـنَا
Alloohu yaa ghoolibu yaa qohhaaru
* Alloohu yaa naafi’u antadh-dhoorru.
Alloohu yaa baari-u yaa ghoffaaru
* Yaa robbi yaa dzal quwwatil jabbaaru.
Qowwim lanad dun-yaa wa qowwid-diinaa.
19.
Ya Alloh, Ya Gholib (Yang Mengalahkan), Ya Qohhar (Yang Maha Memaksa).
Ya Alloh, Ya Nafi' (Pemberi kemanfaatan). Engkau Tuhan Yang menimpakan
bahaya.
Ya Alloh, Ya Bari-u (Yang
memunculkan dan menciptakan segala sesuatu dari tiada), Ya Ghoffar (Maha
Pengampun). Ya Robb, Tuhan kami, Pemilik kekuatan, Yang Maha Perkasa.
Tegak-kokohkan kehidupan duniawi kami
dan perkuat agama Islam kami
(20)
اَللَّهُ رَبُّ
الْـعِــزَّةِ
الـسَّــلَامُ * اَلْمُـؤْمِنُ
الْمُهَيْـمِنُ الْـعَـلَّامُ
ذُوالرَّحْمَةِ الْأَعْلَى الْأَعَزُّ
التَّامُّ * مَنْ دِيْـنُهُ الْحَـقُّ هُوَ الْإِسْلَامُ
قَـيِّـضْ لَـهُ اللَّـهُـمَّ نَاصِرِيْنَـا
Alloohu robbul ‘izzatis salaamu * Almukminul muhaiminul ‘allaamu.
Dzurrohmatil a’lal a-‘azzut taammu *
Man diinuhul haqqu huwal islaamu
Qoyyidh lahulloohumma naashiriinaa.
20.
Ya Alloh, Tuhan Pemilik kemulyaan, As-Salam (Sumber keselamatan). Wahai
Al-Muk-min (Pemberi keamanan), Al-Muhaimin (Maha Memelihara) dan
Al-'Allam (Maha Mengetahui).
Wahai Pemilik rahmat yang agung, mulia lagi sempurna. Wahai
Tuhan, Agama Islam yang ditetapkan-Nya merupakan agama yang haqq.
Ya Alloh, takdirkan kami semua sebagai
penolong agama Islam.
(21)
اَللَّهُ
أَنْتَ الْمُتَـعَالِى الْحَـكَـمُ
* اَلْفَرْدُ ذُوالْعَرْشِ الْوَلِيُّ الْأَحْكَـمُ
اَلْغَافِرُالْمُعْطِ الْجَوَادُ الْمُنْعِمُ *
اَلْعَادِلُ الْـعَدْلُ الصَّبُوْرُ الْأَرْحَمُ
مَكِّـنْ لَنَـا فِيْ أَرْضِنَـا
تَمْكِـيْـنَـا
Alloohu antal muta’aalil hakamu *
Alfardu dzul ‘arsyil waliyyul ahkamu.
Alghoofirul mu’thil jawaadul
mun-’imu * Al-‘aadilul ‘ad-lus
shobuurul arhamu.
Makkin lanaa fii ardhinaa tamkiinaa.
21..
Ya Alloh, Engkau Tuhan Yang Maha Luhur, Pemutus perkara (al-Hakam),
Tunggal (al-Fardu), Pemilik 'Arasy, Penolong (al-Waliyy) lagi
Maha Bijaksana.
Engkau Al-Ghofir (Pengampun),
Al-Mu'thi (Pemberi), Al-Jawad (Sangat Dermawan), Al-Mun'im (Pemberi
nikmat), Al-'Adil (adil), Al-'Adlu (sangat adil), Ash-Shobur
(sangat sabar), Al-Arham (Maha Pengasih).
Kokohkan keberadaan kami di tanah air
kami dengan sebenar-benarnya.
(22)
اَللَّهُ يَا
قُـدُّوْسُ يَـا بُـرْهَـانُ * يَـا بَارُّ يَا حَنَّـانُ
يَـا مَنَّـانُ
يَا حَـقُّ يَا مُـقْـسِطُ يَا دَيَّـانُ
* تَبَارَكَتْ أَسْمَاءُكَ
الْحِسَانُ
بِهَا
قَرَعْنَـا بَـابَـكَ الْمَـصُـوْنَـا
Alloohu yaa qudduusu yaa
bur-haanu * Yaa barru yaa hannaanu yaa mannaanu.
Ya haqqu yaa muqsithu yaa
dayyaanu * Tabaarokat asmaa-ukal
hisaanu
Bihaa qoro'naa baabakal mashuunaa.
22.
Ya Alloh, Ya Quddus (Maha Suci), Ya Burhan (Pemilik bukti kebenaran),
Ya Baarru (Yang Bajik, Maha baik), Ya Hannan (Berbelas kasih), Ya
Mannan (Pemberi anugerah).
Ya Haqqu (Benar dan nyata wujud-Nya)
Ya Muqsith (Maha adil), Ya Dayyan (Maha Kuasa, Memerintah, mengatur,
membuat perhitungan). Asmaul Husna-Mu suci dan mendatangkan keberkahan.
Dengan perantaraan Asmaul Husna-Mu itu,
kami ketuk pintu rahmat-Mu yang terpelihara.
(23)
اَللَّهُ يَا
خَـلَّاقُ يَا حَـبِـيْــبُ * اَللَّهُ
يَـا رَزَّاقُ يَا حَسِـيْـبُ
اَللَّهُ يَا
قَـرِيْبُ يَـا رَقِــيْـبُ *
اَلْمُسْتَعَانُ السَّامِعُ الْمُجِيْـبُ
إِنَّا دَعَوْنَاكَ اسْـتَـجِـبْ
آمِـيْنَـا
Alloohu yaa khollaaqu yaa habiibu. Alloohu yaa rozzaaqu yaa hasiibu.
Alloohu yaa qoriibu yaa roqiibu.
Almusta’aanus saami’ul mujiibu.
Innaa da-‘aunaakas tajib aamiinaa.
23.
Ya Alloh, Ya Khollaq (Maha Menciptakan), Ya Habib (Yang Mencintai
para kekasih-Nya). Ya Alloh, Ya Rozzaq (Maha Pemberi rizki), Ya
Hasib (Maha mencukupi, Maha membuat perhitungan).
Ya Alloh, Ya Qorib (Maha dekat),
Ya Roqib (Maha mengawasi). Engkau-lah tempat memohon pertolongan, Yang
mendengar lagi mengijabahi semua permohonan.
Sungguh, kami memohon kepada-Mu. Karena
itu, kabulkan segala permo-honan kami. Amin.
:
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar