Minggu, 04 September 2016

Spesifikasi Sholat Gerhana Matahari



  • ·         Hukum
Hukum sholat gerhana matahari adalah sunnah Muakadah (sunah yang ditekankan), baik jama’ah, ada’, diperjalanan, dan perempuan, dlsb.
Adapun meninggalkan  sholat gerhana matahari adalah makruh
  • ·         Niat
أُصلى ركعتين لكسوف الشمس سنة لله تعالى
Tidak boleh mengganti كسوف  dengan  خسوف  pada sholat gerhana matahari, begitu pula sebaliknya.
  • ·         Tata Cara
[1] Berniat  (tersebut diatas)
[2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.
[3] Membaca do’a iftitah (كبيرا والحمدلله كثيرا الخ ( dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al  Fatihah dan Surat
[4] Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.
[5] Kemudian bangkit dari ruku’, berdiri sambil mengucapkan سمع الله لمن حمده :
[6] Setelah berdiri ini, lantas membaca  Al Fatihah dan surat . Berdiri yang kedua ini lebih ringan (singkat) dari yang pertama.
[7] Kemudian ruku’ kembali , ruku’ kedua lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
[8] Kemudian bangkit dari ruku’ (berdiri/i’tidal).
[9] Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
[10] Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
[11] Tasyahud (Tahiyat).
[12] Salam.
·         Jama’ah
Diutamakan melaksanakannya secara berjama’ah, walau boleh melaksanakan sendiri.


Jika sholat dilaksanakan secara berjama’ah maka setelah melaksanakan sholat, Khutbah dengan dua khutbah seperti dua khutbah pada sholat jumu’ah didalam rukun dan syarat-syaratnya.
Disunnahkan mengajak manusia taubat dari dosa-dosa serta melakukan kebajikan didalam khutbah sholat gerhana.
Bacaan imam (fatihah dan surat) dibaca secara pelan persis dengan sholat dhuhur dan ashar, jika itu sholat gerhana matahari. Dan dibaca keras seperti pelaksanaan sholat maghrib, isya dan shubuh, jika itu sholat gerhana bulan.
  • ·         Waktu
Waktu pelaksanaan shalat gerhana adalah mulai ketika gerhana muncul sampai gerhana tersebut hilang.
Shalat gerhana juga boleh dilakukan pada waktu terlarang untuk shalat, jika ada yang sholat gerhana dan ditengah sholat habis waktu gerhana, maka lanjutkanlah sampai selesai.
Tidak ada Qodho’ bagi orang yang terlanjur meninggalkan sholat gerhana. ketika gerhana matahari telah usai, usai pula kesunahan melaksanakannya karena “akar penyebab” dari kesunahan sholat gerhana telah hilang.
Tidak diperbolehkan sholat gerhana sebelum gerhana mulai.
  • ·         Tempat
Dimasjid lebih utama daripada dirumah atau kamar, seperti diutamakannya melaksanakannya secara berjama’ah.
  • ·         Keterangan
Gerhana Matahari ini terlihat di Indonesia dalam keadaan berbeda-beda sesuai  daerah masing-masing.
Untuk kota Kudus :
Mulai Gerhana            :  06:23 WIB mulai gerhana dari piringan matahari bagian atas.
Puncak Gerhana          :  07:25 WIB dengan ukuran 87%. Gerhana disebelah kiri (utara).
Akhir Gerhana             :  08:37 WIB di piringan bagian bawah sedikit ke kiri (utara).
Lama gerhana 2 jam 14 menit.



Sumber : Tasyih 'Ala Ibn Qosim, I'anatut Tholibin, Fasholatan




Copyright  Dept. Litbang 36-37 H


Tidak ada komentar:

Posting Komentar