Dari Tegal pergi ke Jakarta sebenarnya tujuanku hanya mengurus segala
sesuatu yg Abah tinggalkan,namun tak sengaja saat mencari beberapa
dokumen yg diperlukan aku menemukan beberapa carik kertas barbahasa
Arab,awalnya kukira itu adalah azimat atau apalah,nyatanya setelah ku
amati baik" carik" kertas lusuh tersebut berisikan kutipan khutbah
jum'at,jelas sekali karena disitu ada permulaan/muqadimah khutbah.
Kertas usang yg sebagian sudah berubah warna dari asalnya tersebut hampir seluruhnya berisi kata-kata hikmah dari rosul hingga para penerusnya,dan,aku pun menangkap apa saja yg Abah pikirkan.
Pertama,Ayah mengagumi sosok nabi beserta penerusnya,karena yg dituliskan hanya alqur'an hadis,atsar,dsb.
Tiada satupun ditulis lengkap beserta keterangan dari Abah sendiri.
Kedua,kesederhanaan,cukup aneh memang bila zaman yg berteknologi tinggi seperti sekarang ini menulis materi khutbah dengan tulisan tangan.
Ketiga,penguasaan materi,yg ditulis beliau hanya dalilnya beserta muqadimah khutbah plus penutupnya.
Keempat,jalan sufi,aku pernah dengar kalimat "apa yg ditulis maupun diucapkan adalh buah dari pemikiran",Abah menulis tentang sufisme,bisa disimpulkan beliau adalah seorang sufi.
Tak heran bila kehidupan dan kematian beliau cukup misterius karena jalan sufi adalah jalan Tuhan.
Ghafarallahu dzunubahu,wa satara 'uyubahu,wa nawwir qabrahu,Alfatihah.....
Kertas usang yg sebagian sudah berubah warna dari asalnya tersebut hampir seluruhnya berisi kata-kata hikmah dari rosul hingga para penerusnya,dan,aku pun menangkap apa saja yg Abah pikirkan.
Pertama,Ayah mengagumi sosok nabi beserta penerusnya,karena yg dituliskan hanya alqur'an hadis,atsar,dsb.
Tiada satupun ditulis lengkap beserta keterangan dari Abah sendiri.
Kedua,kesederhanaan,cukup aneh memang bila zaman yg berteknologi tinggi seperti sekarang ini menulis materi khutbah dengan tulisan tangan.
Ketiga,penguasaan materi,yg ditulis beliau hanya dalilnya beserta muqadimah khutbah plus penutupnya.
Keempat,jalan sufi,aku pernah dengar kalimat "apa yg ditulis maupun diucapkan adalh buah dari pemikiran",Abah menulis tentang sufisme,bisa disimpulkan beliau adalah seorang sufi.
Tak heran bila kehidupan dan kematian beliau cukup misterius karena jalan sufi adalah jalan Tuhan.
Ghafarallahu dzunubahu,wa satara 'uyubahu,wa nawwir qabrahu,Alfatihah.....
![]() |
| Tansuroni Syam'un (alm) |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar