Jumat, 09 September 2016

Madre DEE

 Beberapa waktu yang lalu,aku membaca madre dan benar-benar terpukau dengan cerpen yang di tulis oleh DEE tersebut,selain enak di baca,madre punya amanat tersembunyi di setiap alurnya.bahkan aku ingin membajak Tansen untuk diriku.
 Tansen rutin satu minggu sekali update di blognya dan mempunyai beberapa fans yang mana pada saat dia mempublikasikan kisah singkatnya tentang madre,biang roti legendaris,salah satu fansnya tertarik dan baca sendirilah bukunya.hehe
 Yang ingin aku bajak dari diri Tansen adalah : update di blog,hidup tanpa beban,menghormati sejarah dan pelakunya dll,aku juga akan segera membuat madre,bukan madre milik tansen tapi madre milik DEE.madre milik tansen adalah bahan utama dalam membuat roti legendaris sedangkan madre milik DEE tak lebih dari sekedar cerpen yg di balut dengan bahasa yang menawan.
 Nah,udah pada tahu kan maksud aku,aku pengen membikin tulisan yang terbuat dari madre,madre dalam bahasaku adalah bahan yg akan saya angkat,dan madre itu adalah Pesantren.dengan sesekali meng'update beberapa cuplikan artikel,puisi,cerpen yang tersimpan dalam buku binderku,aku tidak bisa menuliskan semuannya karena keterbatasan dari segala aspek ataupun di ambilkan dari sumber yang lain,yang tidak aku tulis sendiri,tentu saja dengan madre,Pesantren.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar