Humor adalah sesuatu yang bisa membuat orang tertawa.
Untuk sementara saya berpendapat kalau humor itu berada di atas sastra. Sedangkan sastra berada di atas non-fiksi.
Ini dipandang dari sulitnya membuat humor. Bila musik bisa didengar berhari-hari dan berkali-kali. Bila artikel bisa dibaca berulang-ulang. Bila puisi bisa disyairkan terus menerus. Humor yang dilontarkan hari ini tak bisa diulang besok. Besok harus ada humor yang baru, kecuali kau ingin ngomong basi.
Uniknya, jika pendengar humormu menyahut "Hahahaha... Lucu..." itu berarti humormu tidak sedang lucu.
Harus ada 'balaghotul mutakallim' dan dalam berhumor. Ada juga humor yang muncul dari gerak-gerik pehumornya, bukan dari materi yang disampaikan. Humor Dodit tidak bisa disampaikan oleh Radit, walaupun sama-sama dit.
Jadilah masyarakat yang bahagia, kaya akan humor. Jangan bekerja terus-terusan sampai menjadikan matamu suntuk. #
Untuk sementara saya berpendapat kalau humor itu berada di atas sastra. Sedangkan sastra berada di atas non-fiksi.
Ini dipandang dari sulitnya membuat humor. Bila musik bisa didengar berhari-hari dan berkali-kali. Bila artikel bisa dibaca berulang-ulang. Bila puisi bisa disyairkan terus menerus. Humor yang dilontarkan hari ini tak bisa diulang besok. Besok harus ada humor yang baru, kecuali kau ingin ngomong basi.
Uniknya, jika pendengar humormu menyahut "Hahahaha... Lucu..." itu berarti humormu tidak sedang lucu.
Harus ada 'balaghotul mutakallim' dan dalam berhumor. Ada juga humor yang muncul dari gerak-gerik pehumornya, bukan dari materi yang disampaikan. Humor Dodit tidak bisa disampaikan oleh Radit, walaupun sama-sama dit.
Jadilah masyarakat yang bahagia, kaya akan humor. Jangan bekerja terus-terusan sampai menjadikan matamu suntuk. #

Tidak ada komentar:
Posting Komentar